Mengenang Generasi Padang Badar

Oleh  Ridwan Hidayat

 

Saat itu musim semi. Sehamparan gurun Jazirah sedang mengalami rontoknya dedaunan dari ranting-ranting pohon.  Dan sesekali air turun dari langit untuk sekedar membasahi oase-oase gurun. Mekkah dengan seluruh masyarakatnya berinvestasi kepada kafilah dagang Abu Sofyan yang berangkat menuju Negeri Syam. Sebuah investasi besar-besaran dalam perdagangan di Makkah waktu itu. Ketika keberangkatan tersebut terdengar oleh kaum Muslimin di Madinah, dan Rasulullah pun memerintahkan untuk mencegat kafilah dagang itu untuk membuktikan kepada kaum kafir Quraisy yang selalu memerangi Islam, menghalangi jalan Allah, serta melipatgandakan gangguannya terhadap umat Islam bahwa umat Islam tidak bisa dilecehkan lagi. Dan mencoba merebut harta kafilah dagang tersebut sebagai ganti rugi atas dirampasnya harta-harta kaum Muslimin ketika masih di Mekkah. Baca selebihnya »

Kurindu Keluarga Cemara

Bismillahirrahmanirrahim

harta yg paling berharga,

adalah kluarga…


istana yg paling indah,

adalah kluarga…


puisi yg paling bermakna,

adalah kluarga…


mutiara, tiada tara,

adalah kluarga..

Beberapa tahun yang lalu lyric di atas sering kita dengar ketika suatu sinetron yang ditayangkan pada suatu televisi swasta ditayangkan. Sinetron Keluarga Cemara sinetron yang dimaksud itu. Sinetron hasil arahan sutradara Arswendo Atmowiloto memang sempat booming pada saat itu. Hampir setiap rumah dan tempat-tempat umum lainnya mengkonsumsi sinetron ini. Booming bukan karena artis dan aktornya yang cantik dan gagah. Bukan karena menunjukkan khidupan bebas anak muda dan berlimpahnya harta. Tapi kisah dan nilai yang ada pada sinetron ini yang sarat dengan hal-hal yang positif. Terlepas dari isu-isu yang menyatakan bahwa sinetron itu salah satu media propaganda dari salah satu kelompok, namun kenyataan bahwa sinetron ini adalah salah satu sinetron terbaik yang pernah ada tidak dapat kita pungkiri. Baca selebihnya »

SANG MURABBI DAN KAPITALISME INDUSTRI FILM

oleh Muhammad Yulius

Sesungguhnya, mereka yang berkata tentang revolusi tetapi tak mampu menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari, telah menyimpan bangkai dalam mulutnya .” (Raoul Vaneigem)

PENGANTAR

Pernyataan Raoul Vaneigem, filsuf kelahiran Lessines, Belgia, 1934, di atas mencoba mengoreksi bahwa gerakan Anti-Globalisasi selama ini telah terpeleset ke dalam upaya memahami fase terkini dari kapitalisme―yang telah bertransformasi menjadi kapitalisme global. Memang, dalam banyak hal kapitalisme tampil dengan wajah baru (contohnya: negara meningkatkan kontrol atas populasinya, sementara negara itu sendiri telah kehilangan kontrol atas kapital dan perdagangan), tetapi kapital selalu mencakup sebuah dorongan untuk berekspansi. Dalam logikanya sendiri, kapitalisme selalu berwujud sebuah motivasi untuk terus-menerus berkembang secara rakus dan ganas. Inilah logika yang lahir sejak logika mendasar kapital, “tumbuh atau mati”, diajarkan di sekolah-sekolah ekonomi-manajemen. Mentalitas dan manifestasi materialnya secara jelas telah dipaparkan sepanjang sejarah. Baca selebihnya »

Pragmatisme Mahasiswa Versus Heroisme Kelompok Aksi

oleh : Edo Segara, S.E.

Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta.

Pendahuluan
Mahasiswa memang menjadi komunitas yang unik di mana dalam catatan sejarah perubahan. Dimana mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dan motor penggerak perubahan. Mahasiswa di kenal dengan jiwa patriotnya serta pengorbanan yang tulus tanpa pamrih. Gerakan mahasiswa dalam hal ini adalah jalan yang paling mungkin untuk mengubah ketidakadilan menjadi keadilan, mengubah hegemoni penguasa yang menyengsarakan rakyat serta mengahpuskan tirani yang ada. Baca selebihnya »

Ujian Sedih Kepada Ummul Mukminin, Aisyah R.A.

Oleh : Ridwa Hidayat

Fitnah kepada umat Islam tidak hanya terdengar pada jaman ini saja. Pada jaman Rasulullah SAW pun juga banyak sekali fitnah yang menyerang umat Islam maupun Rasul sendiri. Diantaranya adalah fitnah yang melanda keluarga Rasulullah yaitu fitnah terhadap Aisyah. Berikut kisahnya yang digambarkan dan dirangkum dari hadits ifki (satu istilah yang digunakan untuk kisah fitnah terhadap Ummul Mukminin, Saiditina Aisyah r.a. yang berasal dari hadits Imam Bukhori). Baca selebihnya »

Sang Pembantai Dracula

Judul Buku : Sultan Mehmed II, Sang Pembantai Dracula
Penulis : Orhan Basarab
Penerbit : Darul Ikhsan, Januari 2008
Tebal : 168 halaman

Dracula? Hmm… Pasti selama ini kita hanya mengenal makhluk tersebut adalah sesosok manusia penghisap darah yang selalu bergentayangan di malam hari (vampir). Dan konon Dracula hanya bisa dikalahkan dengan salib dan bawang putih. Ya memang benar ia adalah makhluk penghisap darah dari novel karya Bram Stoker. Namun kenyataannya, ia adalah sesosok manusia biasa yang lahir dari keluarga bangsawan di Rumania yang bernama Vlad Tsepes III atau lebih dikenal dengan nama Dracula oleh orang-orang pada jaman itu. Namun sejarah telah menutupinya, karena kejahatan dan kekejamanya terhadap umat manusia. Sejarah yang kini didominasi oleh barat telah mengaburkan dan menyelewengkan sejarah Dracula. Sosok nyatanya yang kejam dan bengis diubah sedemikian rupa sehingga tidak banyak yang mengetahui siapa sebenarnya Dracula itu. Pengaburan dan penyelewengan itu juga terjadi pada kisah seputar siapa yang telah membunuh Dracula. Baca selebihnya »

Kekuatan Akhlak

Oleh : Ridwan Hidayat

Suatu hari amirul mukminin Abu Bakar r.a. yang telah menjabat sebagai khalifah pertama bertanya kepada putrinya Aisyah r.a. yang juga merupakan istri dari Rasulullah S.A.W.Wahai anakku, aku telah menjadi khalifah menggantikan Rasulullah S.A.W, menurutmu apa yang telah Rasulullah S.A.W perbuat semasa hidupnya yang belum pernah aku perbuat?Aisyah r.a. kemudian berpikir sejenak kemudian menjawab pertanyaan ayahnyaWahai ayah, sesungguhnya apa yang telah Rasulullah S.A.W perbuat telah engkau perbuat juga, tapi ada suatu hal yang belum engkau perbuat, yaitu, setiap hari biasanya Rasulullah S.A.W menghampiri pengemis tua yang berada di dekat pasar, kemudian memberinya sepotong roti. Mendengar jawaban itu kemudian Abu Bakar r.a bergegas untuk menemui pengemis yang dimaksudkan oleh putrinya. Pengemis itu ditemukanm dan Abu Bakar r.a mendekatinya, seketika itu juga alangkah kagetnya Abu Bakar r.a karena ternyata ia buta dengan keadaan yang memprihatinkan dan berasal dari kalangan bangsa yahudi. Baca selebihnya »

Ekonomi Islam dalam Pandangan Adam Smith

Hudzaifah.org – Adam Smith mulai menulis buku The Wealth of Nation ketika berada di Perancis dan menyelesaikannya pada 1776 di Kirkcaldy, yang akhirnya diterbitkan pada 1776. Pada masa ini, di Eropa telah beredar buku-buku terjemahan karya ekonomi muslim. Bahkan, di Perancis Selatan,banyak warga Perancis lulusan Pusat Kuliyah Islam menjadi guru besar dengan menerapkan pola pengajaran yang mereka dapatkan dari negara-negara Islam.

Baca selebihnya »

EKONOM PENJAJAH

Oleh : Revrisond Baswir*

(Diambil dari Harian Republika, 1 Agustus 2005)

Jika ada ekonom terjajah, tentu ada pula ekonom penjajah. Ekonom terjajah, sebagaimana saya ulas dalam analisis Juni lalu, adalah para ekonom yang sangat terpesona dengan pemikiran ekonomi yang dikembangkan oleh kaum penjajah. Karena sangat terpesona dengan pemikiran ekonomi kaum penjajah, tanpa disadari, kebijakan ekonomi yang mereka kembangkan cenderung mengabdi pada kepentingan ekonomi negeri penjajah.

Pertanyaannya, apakah yang saya maksud dengan ekonom penjajah? Sepintas lalu, keinginan saya untuk menelusuri ekonom penjajah ini mungkin terkesan mengada-ada. Bahkan, jika ditanyakan kepada para ekonom terjajah, mereka mungkin dengan sinis akan menyebut saya sebagai seorang kolumnis yang kurang pekerjaan atau paranoid. Tetapi sebagai seorang kolumnis yang telah menulis selama empat setengah tahun secara berturut-turut di harian ini, saya mustahil bertindak sembarangan. Sebagai seorang kolumnis, saya secara teratur menyempatkan diri membaca buku terbitan dalam dan luar negeri. Artinya, walaupun secara pribadi saya bertanggung jawab terhadap setiap kolom yang saya buat, saya jarang sekali menulis tanpa sumber bacaan yang jelas.

Baca selebihnya »

Republik Indonesia

Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).
Baca selebihnya »